Vaksin Prevenar dan ActHiB Bukan Penyebab Kematian Bayi di Jepang

Hasil investigasi peneliti di Jepang mengungkapkan, tewasnya 4 balita usai imunisasi tidak terkait dengan pemberian vaksin pneumonia dan meningitis.

Hasil investigasi tewasnya 4 balita paska imunisasi telah diumumkan oleh panel ahli di Kementerian Kesehatan Jepang pada Selasa, 8 Februari 2011. Hasil kajian ilmiah itu dipastikan, kejadian meninggal bayi itu tidak terkait dengan pemberian vaksin Prevenar buatan Pfizer dan Act-HIB buatan Sanofi Aventis.

Sebelumnya terdapat laporan kasus kematian 3 dari 4 balita yang tewas di Jepang mendapat vaksin Prevenar dan Act-HIB sekaligus. Tak hanya itu, ketiganya juga mendapatkan vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus) dalam waktu bersamaan.

Kematian 4 balita di Jepang itu telah membuat kehebohan dalam dunia kesehatan. Jepang sempat menghentikan peredaran vaksin Prevenar dan HiB, Amerika Serikat hanya memantau perkembangan terbaru dari penyelidikan di Jepang. Tetapi Australia dan Indonesia memastikan produk vaksin sejenis yang dipasarkan di Jepang berasal dari batch yang berbeda dengan yang beredar di negaranya dan memastikan kedua vaksin tersebut aman digunakan.

Para peneliti di Belanda juga sudah memastikan bahwa kedua vaksin tersebut aman untuk digunakan. Sama seperti di Jepang, penelitian di Belanda dilakukan menyusul tewasnya 3 bayi baru lahir usai mendapatkan vaksin Prevenar.

Prevenar adalah vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat, Pfizer yang diberikan pada balita untuk mencegah ingfeksi meningitis. Sementara itu vaksin Act-HIB dibuat oleh perusahaan farmasi Prancis, Sanofi-Aventis yang tujuannya untuk mencegah infeksi Haemophilus Influenza Type B.

Dihentikan Sementara

Sebelum dikeluarkan laporan yang memastikan bahwa kematian bayi di Jepang bukan karena vaksi, Departemen Kesehatan Jepang sempat menghentikan penggunaan 2 vaksin. Vaksin yang dihentikan sementara itu adalah produk perusahan farmasi Amerika Serikat Pfizer, Prevenar dan vaksin produk perusahaan Prancis Sanofi-Aventis SA..  Penghentian sementara ini berkaitan dengan kematian empat anak berusia dibawah dua tahun setelah divaksin di Jepang. 

Penghentian sementara itu dilakukan hingga diketahui hasil penyelidikan kematian keempat anak seusai disunti vaksin dari perusahaan itu. Tiga anak yang meninggal di Jepang terdaftar sebagai penerima Prevenar (produk Pfizer) dan ActHIB (Sanoafi-Aventis). Namun ketiga anak juga terdaftar sebagai penerima vaksin anti dipteria, batuk, dan atetanus pada hari yang sama.

Kematian anak berusia antara enam bulan sampai dua tahun ini terjadi dalam kurun waktu dua hari antara 2 Maret-4 Maret. Di saat bersamaan, pemerintah Jepang memberikan imunisasi, selama tiga hari sejak satu sampai dua tahun terakhir, bagai satu juta sampai 1,5 juta anak. Prevenar dan ActHIB diberikan untuk mencegah pneumonia, jenis meningitis dan infeksi lain.

Vaksin Prevenar telah digunakan Amerika Serikat sejak sepuluh tahun lalu. Sedangkan vaksin ActHIB telah disetujui dipakai di Prancis sejak 1992 dan setahun kemudian di Amerika Serikat.

Sumber : reuters

www.growupclinic.com

Supported By: GRoW UP CLINIC JAKARTA Yudhasmara Foundation GROW UP CLINIC I Address: JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat, Jakarta Indonesia 10210 Phone : (021) 5703646 – 08131592-2012 GROW UP CLINIC II MENTENG SQUARE Address: Jl Matraman 30 Jakarta Pusat 10430 phone 29614252 – 08131592-2012 – 08131592-2013 www.growup-clinic.com Facebook: FB-Growup Clinic Page Facebook : Allergy Clinic Online. Professional Healthcare Provider “GRoW UP CLINIC” Dr Narulita Dewi SpKFR, Physical Medicine & Rehabilitation curriculum vitae HP 085777227790 PIN BB 235CF967 Clinical – Editor in Chief : Dr Widodo Judarwanto, Pediatrician Editor: Audi Yudhasmara email : judarwanto@gmail.com Mobile Phone O8567805533 PIN BBM 76211048 Komunikasi dan Konsultasi online : twitter @widojudarwanto facebook dr Widodo Judarwanto, pediatrician Komunikasi dan Konsultasi Online Alergi Anak : Allergy Clinic Online Komunikasi dan Konsultasi Online Sulit makan dan Gangguan Berat Badan : Picky Eaters Clinic Komunikasi Profesional Pediatric: Indonesia Pediatrician Online
“GRoW UP CLINIC” Jakarta Focus and Interest on: *** Allergy Clinic Online *** Picky Eaters and Growup Clinic For Children, Teen and Adult (Klinik Khusus Gangguan Sulit Makan dan Gangguan Kenaikkan Berat Badan)*** Children Foot Clinic *** Physical Medicine and Rehabilitation Clinic *** Oral Motor Disorders and Speech Clinic *** Children Sleep Clinic *** Pain Management Clinic Jakarta *** Autism Clinic *** Children Behaviour Clinic *** Motoric & Sensory Processing Disorders Clinic *** NICU – Premature Follow up Clinic *** Lactation and Breastfeeding Clinic *** Swimming Spa Baby & Medicine Massage Therapy For Baby, Children and Teen ***We are guilty of many errors and many faults. But our worst crime is abandoning the children, neglecting the fountain of life.
Information on this web site is provided for informational purposes only and is not a substitute for professional medical advice. You should not use the information on this web site for diagnosing or treating a medical or health condition. You should carefully read all product packaging. If you have or suspect you have a medical problem, promptly contact your professional healthcare provider

Copyright © 2014, GRoW UP CLINIC Information Education Network. All rights+ reserved

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s